Kapushidrosal 
JAKARTA, JO- Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar Safari Hidrografi di Makassar. Kegiatan tersebut mengambil tempat di Gedung Sultan Hasanuddin, Mako Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/9).

Kegiatan ini digelar untuk mengenalkan lebih jauh tentang capaian-capaian dari Pushidrosal sesuai dengan tugas, wewenang dan tanggung jawabnya berdasarkan amanah Keppres 164 tahun 1960 dan Peraturan Presiden Nomor 62 tahun 2016. Sasarannya adalah agar stake holder kemaritiman dapat mengetahui lebih jauh tentang kemampuan dan produk-produk yang dihasilkan oleh Pushidrosal beserta manfaat dan kegunaannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan dari KKP, DKP, Polda, KSOP, Disnav, INSA, HNSI, serta para perwira Staf Lantamal VI Makassar.

Hotel Paling Romantis. Berapa Sih Tarifnya!! Hemat 25% untuk Setiap Hotel Tempat Anda Menginap & Baca Ulasannya
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Medan
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Palembang

Pada kesempatan tersebut, Kapushidrosal menyampaikan tentang tugas dan peran Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi nasional dalam menyediakan data dan informasi hidro-oseanografi yang akurat, terpercaya dan modern melalui produk-produk yang dihasilkan berupa Peta Laut Indonesia, baik peta kertas maupun elektronik, serta publikasi nautika guna mendukung keselamatan pelayaran, baik untuk kepentingan militer maupun umum.

Ditambahkannya, sebagai lembaga hidrografi nasional, Pushidrosal merupakan wakil resmi pemerintah yang membidangi kepentingan kehidrografian baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional seperti duduk sebagai member state dari organisasi hidrografi kawasan Asia Timur yaitu East Asia Hydrographic Commission (EAHC) maupun organisasi internasional seperti IHO.

Dan baru-baru ini Pushidrosal juga telah menjadi anggota dewan IHO agar bisa berkontribusi lebih pada tataran internasional, regional maupun nasional. Selain itu juga sudah menjadi anggota North Indian Oceans Hydrographic Commission (NIOHC).

Upaya yang dilakukan oleh Pushidrosal tersebut merupakan kontribusi Pushidrosal dalam mendukung program pemerintah yang akan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Setidaknya tiga dari lima pilar poros maritim dunia merupakan ranah di mana Pushidrosal dituntut untuk lebih banyak berkiprah, baik di tataran nasional, regional maupun internasional. (jo-17)



Diberdayakan oleh Blogger.