Jak Grosir Diresmikan di Pasar Induk Kramat Jati, Semua Transaksi Non-Tunai

Ground brekaing Jak Grosir beberapa waktu lalu.
JAKARTA, JO- Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Jumat (8/9/2017) meresmikan Jak Grosir Kramat Jati di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Semua transaksi di Jak Grosir ini dilakukan dengan non-tunai.

Menurut Djarot, dalam transaksi itu, setiap pedagang kelontong yang ingin bertransaksi harus menggunakan Kartu Monas Bisnis Perkulakan yang terintegtrasi di kasir.

"Jadi semua transaksi harus non-tunai," kata Djarot.

Hotel Paling Romantis. Berapa Sih Tarifnya!! Hemat 25% untuk Setiap Hotel Tempat Anda Menginap & Baca Ulasannya
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Medan
Cari Tahu Tarif Hotel Terkini di Palembang

Jak Grosir merupakan pasar modern layaknya grosir-grosir milik swasta. Bedanya pasar milik PD Pasar Jaya ini dfokuskan untuk membantu pedagang kelontong mendapat harga murah di bawah harga pasaran.

Djarot berharap kehadiran Jak Grosir dapat memotong mata rantai distribusi.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arif Nasrudin mengatakan, Jak Grosir nantinya dapat menjadi stabilisator harga sembako dan menekan laju inflasi di Ibukota.

Selain gudang, Jak Grosir Kramat Jati juga difungsikan sebagai pusat grosir. (jo-3)


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.