Berusaha Rebut Senjata Polisi, "Kapten" Perampokan Daan Mogot Ditembak Mati

RCL wanita yang diketahui sebagai pacar "kapten" yang ikut ditangkap.
JAKARTA, JO- SP, pria yang diketahui sebagai pimpinan atau "kapten" perampokan yang menewaskan Davidson Tantono, 31, di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat berhasil diringkus penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat di Banyuwangi, Jawa Timur.

Namun saat pengembangan kasus ketika polisi meminta SP menunjukkan senjata api yang digunakan untuk menembak korban, SP bertingkah mencurigakan, dan hendak merebut senjata api petugas yang mengawalnya, sehingga polisi terpaksa melumpuhkan dengan menembak pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho dalam penjelasannya kepada wartawan, Selasa (20/6/2017) mengatakan,SP bersama dua temannya yakni NZR dan RCL ditangkap di Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur pada Senin (19/6) kemarin. RCL adalah pasar SP yang bertugas membantu menyediakan tempat bagi kelompok perampok ini. Ketiganya ditangkap di sebuah rumah milik teman RCL.

Saat diinterogasi, SP mengaku bahwa pistol yang digunakan untuk menembak mati Davidson dibuangnya di jalan by pass Sidoarjo.

Polisi percaya karena sebelum ke Banyuwangi, mereka sempat singgah di Sidoarjo. Saat menyusuri jalan by pass untuk mencari pistol yang dimaksud ke Sidoarjo, SP melakukan perlawanan. SP berusaha merebut pistol yang dibawa polisi.




"Tersangka atas nama SP ini melakukan perlawanan dengan merebut senjata api anggota. Kemudian anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak yang bersangkutan, karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat lainnya," katanya.

Tetapi, pada saat hendak menunjukkan senjata api, SP bertingkah mencurigakan. Dia kemudian hendak mencabut senjata api anggota yang mengawalnya.

"Saat hendak menunjukkan tempat, dia mau mencabut senjata api anggota sehingga ditembak secara tegas dan terukur," tegasnya.

Dia melanjutkan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran kembali terhadap pelaku lainnya. "Kita berharap pelaku lainnya bisa kita tangkap dalam waktu dekat ini," pungkasnya.

Sebelumnya, polisi telah menangkap empat pelaku, yang satu di antaranya ditembak mati. Dengan ditangkapnya tiga orang ini total tersangka yang sudah ditangkap berjumlah tujuh orang. (jo-5)

Sebelum ke Yogyakarta, Cek Dulu Tarif Hotel dan Ulasannya
Ke Bandung? Cek Dulu Hotel, Tarif dan Ulasannya Disini
Cek hotel di Lombok, bandingkan harga dan baca ulasannya
Liburan ke Surabaya? Cari hotel, bandingkan tarif dan baca ulasannya
Cek hotel di Parapat, Danau Toba, bandingkan harga dan baca ulasannya
Bengkulu yang Sedang Bersinar, Cek hotel dan baca ulasannya




Diberdayakan oleh Blogger.