Prajurit TNI Gunakan Pendekatan Psikologi Anak-Anak Korban Konflik di Darfur

Prajurit TNI memberikan bantuan ke anak-anak di Darfur.
JAKARTA, JO- Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt-02) dibawah pimpinan Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, SIP sebagai Komandan Satgas, selain bertugas menjalankan misi perdamaian PBB sebagai Peacekeeper juga melaksanakan program Cimic (Civil Military Coordination) melalui kegiatan pendekatan Psikologi bagi anak-anak korban konflik di Darfur Barat-Sudan, Senin (20/6).

Komandan Satgas Indobatt-02 Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP yang turut serta dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwasanya pendekatan psikologi yang digunakan adalah melalui kegiatan role play dan memberikan permainan kepada anak-anak, yang dipandu oleh Kapten Inf Freddy Andri RS, SPsi selaku Perwira Psikologi di Satgas Konga XXXV-B/Unamid.

“Banyak anak-anak di sini melihat, mendengar dan mengalami berbagai hal yang tidak sesuai dengan perkembangannya, sehingga secara tidak sadar pengalaman tersebut terinternalisasi ke dalam dirinya, dan ini perlu penanganan psikologis yang baik,” tutur Letkol Inf Singgih.

“Pendekatan psikologis ini kami lakukan sebagai upaya untuk menghapuskan gejala traumatik yang ada dalam diri anak-anak sebagai generasi penerus,” tegasnya.

Seperti diketahui bahwa kegiatan Cimic yang dilakukan secara rutin oleh Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid, dimaksudkan guna membantu masyarakat lokal di wilayah konflik. Untuk kali ini, terpusat di Kampung Firdaus yang masih merupakan wilayah tanggung jawab operasi pasukan perdamaian Indonesian Battalion di El Geneina, Darfur Barat-Sudan.

Komandan Satgas Indobatt-02 Konga XXXV-B/Unamid Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP sangat fokus terhadap kegiatan sosial di Area of Responsibility (AOR) wilayah Darfur Barat, guna memberikan bantuan kepada warga lokal di wilayah konflik, sehingga masyarakat menerima keberadaan Kontingen Garuda.

Dalam kesempatan tersebut, Kontingen Garuda memberikan bantuan berupa sejumlah Al-Qur’an dan Alat Tulis kepada masyarakat lokal di Kampung Firdaus, yang diterima langsung oleh para Tokoh Agama (Syeikh) serta Tokoh Masyarakat setempat.

Di akhir kegiatan Komandan Satgas Indobatt-02 Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto, S.IP memberikan hadiah berupa buku-buku tulis sebagai reward kepada seluruh anak-anak, yang disertai dengan tepuk tangan sebagai tanda kegembiraan dari anak-anak tersebut.

Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda XXXV-B/Unamid atau Indobatt-02 berjumlah 800 personel, mayoritas berasal dari Kodam VI/Mulawarman, dan merupakan satgas kedua TNI yang bertugas untuk misi PBB di Darfur Sudan Afrika. Dalam pelaksanaan tugasnya, Pasukan Indonesia ditempatkan di dua UN Camp, yaitu Markas Batalyon beserta Kompi Bantuan dan tiga Kompi Senapan yang berada di Supercamp Secwest Unamid di El Geneina dan 1 (satu) Kompi Senapan Berdiri Sendiri berada di Masteri Camp dengan jarak lebih kurang 70 km dari Supercamp El Geneina. (jo-17)

Sebelum ke Yogyakarta, Cek Dulu Tarif Hotel dan Ulasannya Ke Bandung? Cek Dulu Hotel, Tarif dan Ulasannya Disini Cek hotel di Lombok, bandingkan harga dan baca ulasannya Liburan ke Surabaya? Cari hotel, bandingkan tarif dan baca ulasannya Cek hotel di Parapat, Danau Toba, bandingkan harga dan baca ulasannya
Diberdayakan oleh Blogger.