Sudin UMKM Jaksel Temukan Banyak Zat Berbahaya di Makanan

Ilustrasi
JAKARTA, JO- Konsumen masih belum awas dengan makanan yang di konsumsi mengadung zat berbahaya seperti formalin, boraks dan rhodamin B. Makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut masih ditemukan di Pujasera Blok S KebayoranBaru

Suku Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah (Kasudin UMKM) Jakarta Selatan (Jaksel) bekerja sama dengan Badan Pengendalian Obat dan Makanan (BPOM) menemukan zat berbahaya di dalam makanan yang dijajakan di Pujasera Blok S, Kebayoran Baru.

Seperti disampaikan Kasudin UMKM Jaksel Selatan Joko Indro Martono, di Jakarta, Selasa (3/3), pihaknya menemukan makanan kerupuk yang mengandung rhodamin B, tergolong pewarna merah yang digunakan untuktekstil.

Ditemukan juga boraks zat pewarna putih dijumpai di dalam lontong, sementara formalin sebagai pengawet mayat masih ditemukan dalam bahan makanan mie dan tahu.

Joko kemudian menghimbau pentingannya UMKM menjual makanan sehat. Selain itu, pengarahan diberikan kepada konsumen agar mengenal dan mengetahui ciri-ciri makanan yang mengandung zat berbahaya, dan berharap kalau mereka sudah tahu agar jangan dibeli.

“Konsumen sebaiknya pintar dalam memilih makanan, supaya tidak terjangkit penyakit. Jangan tertarik dengan pewarna yang mencolok,” katanya. (amin)

Mengunjungi London? Cek Daftar Hotel, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya | Wisata ke New York? Cek Daftar Hotel, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya | Jalan-jalan ke Las Vegas? Cek Daftar Hotel, Bandingkan Tarif dan Baca Ulasannya

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.